Pasar bahan bangunan ramah lingkungan terus tumbuh dan akan mencapai tonggak sejarah besar pada tahun 2034
Ikhtisar Tren Industri
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya perhatian dunia terhadap pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan, permintaan pasar akan bahan bangunan ramah lingkungan terus meningkat. Menurut laporan penelitian terbaru dari Fortune Business Insights dan Research Nester, pasar bahan bangunan ramah lingkungan diperkirakan akan mencapai pertumbuhan signifikan pada tahun 2034, menunjukkan potensi pasar yang kuat.
Ukuran dan Prakiraan Pasar
Fortune Business Insights menunjukkan dalam laporan yang dirilis pada 4 Mei 2026 bahwa pasar bahan bangunan ramah lingkungan diperkirakan akan mencapai pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun ke depan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa permintaan global akan material ramah lingkungan meningkat, terutama pada proyek-proyek baru, dan penerapan material bangunan ramah lingkungan telah menjadi tren. Ketika semakin banyak negara dan wilayah merumuskan standar perlindungan lingkungan yang lebih ketat untuk bangunan, dan konsumen mengupayakan lingkungan hidup yang sehat, pasar bahan bangunan ramah lingkungan akan mengantarkan pada periode emas pembangunan.
“Laporan Skala, Pangsa dan Pertumbuhan Pasar Bahan Bangunan Ramah Lingkungan 2035” yang dirilis oleh Research Nester pada 18 September 2025 juga mendukung pandangan ini. Laporan tersebut memperkirakan bahwa pada tahun 2035, skala pasar bahan bangunan ramah lingkungan global akan meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tingkat saat ini. Khususnya di pasar Eropa dan Amerika Utara, tingkat penerapan bahan bangunan ramah lingkungan akan meningkat secara signifikan. Sebagai salah satu pasar konstruksi terbesar di dunia, penerapan bahan bangunan ramah lingkungan di Tiongkok juga menunjukkan tren pertumbuhan yang pesat. Diperkirakan pada tahun 2034, pasar bahan bangunan ramah lingkungan Tiongkok akan mencapai tonggak penting.

Inovasi dan penerapan teknologi
Inovasi teknologi dalam bahan bangunan ramah lingkungan merupakan faktor kunci yang mendorong pertumbuhan pasar. Bjarke Ingels Group (BIG) adalah firma desain arsitektur terkenal secara internasional. Desain gedung kantor pusatnya sepenuhnya mewujudkan konsep bangunan ramah lingkungan. Gedung kantor pusat BIG menggunakan material dan teknologi bangunan ramah lingkungan yang canggih, yang tidak hanya mengurangi konsumsi energi secara signifikan, namun juga menyediakan lingkungan dalam ruangan yang lebih nyaman. Proyek ini tidak hanya menetapkan standar baru bagi industri, tetapi juga menunjukkan kelayakan dan keunggulan teknologi bahan bangunan ramah lingkungan.
Kerjasama dan pertukaran internasional
Kerja sama internasional juga sama pentingnya bagi pengembangan industri bangunan dan bahan bangunan ramah lingkungan. Pada tanggal 31 Agustus 2025, di Pameran Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia dan Konferensi Pencocokan Investasi dan Perdagangan Bahan Bangunan Ramah Lingkungan Liaoning-Australia yang diadakan di Sydney, Australia, perusahaan Tiongkok dan Australia melakukan pertukaran mendalam mengenai kerja sama di bidang bahan bangunan ramah lingkungan. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan kerja sama teknis dan perluasan pasar antara kedua negara di bidang bangunan ramah lingkungan dan bahan bangunan, dan sangat penting untuk meningkatkan daya saing internasional industri bangunan ramah lingkungan dan bahan bangunan Tiongkok.
Dukungan dan tantangan kebijakan

Dukungan terhadap kebijakan nasional merupakan kekuatan pendorong penting lainnya bagi pengembangan industri bahan bangunan ramah lingkungan. Tiongkok telah menunjukkan tekad yang kuat dalam komitmen pengurangan emisinya. Seperti yang disebutkan dalam rangkuman berita yang dirilis Sinocism | Bill Bishop pada tanggal 25 September 2025, Tiongkok berjanji di Majelis Umum PBB untuk lebih meningkatkan target pengurangan emisinya, yang memberikan ruang pasar yang luas bagi industri bahan bangunan ramah lingkungan. Namun, industri ini juga menghadapi banyak tantangan, termasuk biaya teknologi, kolaborasi rantai pasokan, dan kesadaran konsumen, yang perlu diatasi melalui upaya bersama dalam industri ini.
Melihat ke masa depan
Secara keseluruhan, industri bahan bangunan ramah lingkungan berada dalam tahap perkembangan pesat, dan beberapa tahun ke depan akan menjadi periode kritis bagi industri ini untuk mencapai terobosan. Dengan percepatan inovasi teknologi, peningkatan standar industri dan dukungan kebijakan nasional, bahan bangunan ramah lingkungan akan lebih bermanfaat bagi industri konstruksi global, tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan selama proses konstruksi, namun juga menciptakan ruang hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan bagi umat manusia.
📰 Sumber referensi
- Ukuran pasar, pangsa, pertumbuhan bahan bangunan ramah lingkungan, 2034- Wawasan Bisnis Keberuntungan (2026-05-04)
- Kantor Pusat BESAR BESAR – Grup Bjarke Ingels- Arsitek Dunia (2026-05-15)
- Laporan Ukuran, Pangsa dan Pertumbuhan Pasar Bahan Bangunan Ramah Lingkungan 2035- Penelitian Nester (18-09-2025)
- Pameran Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia 2025 dan Konferensi Perjodohan Perdagangan dan Investasi Bahan Bangunan Ramah Lingkungan Liaoning-Australia berhasil diselenggarakan di Sydney- Berita Utama Tiongkok (31-08-2025)
- Xi di Xinjiang; Tiongkok menyesuaikan status WTO; janji Xi mengenai emisi PBB; Alibaba mendukung AI- Sinokisme | Bill Bishop (25-09-2025)
❓ Pertanyaan Umum
Mengapa permintaan pasar terhadap bahan bangunan ramah lingkungan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir?
Seiring dengan meningkatnya perhatian dunia terhadap pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan, ditambah dengan semakin banyaknya negara dan wilayah yang merumuskan standar perlindungan lingkungan yang lebih ketat untuk bangunan, dan upaya konsumen terhadap lingkungan hidup yang sehat, permintaan pasar akan bahan bangunan ramah lingkungan terus meningkat.
Bagaimana ukuran pasar bahan bangunan ramah lingkungan global akan berubah pada tahun 2034?
Diperkirakan pada tahun 2034, skala pasar bahan bangunan ramah lingkungan global akan meningkat secara signifikan, terutama di pasar Eropa dan Amerika Utara, tingkat penerapan bahan bangunan ramah lingkungan akan meningkat secara signifikan. Tiongkok juga dapat mencapai tonggak penting dalam pasar bahan bangunan ramah lingkungan selama periode ini.
Konsep bangunan ramah lingkungan apa yang digunakan dalam desain gedung kantor pusat Bjarke Ingels Group (BIG)?
Desain gedung kantor pusat Bjarke Ingels Group (BIG) menggunakan bahan dan teknologi bangunan ramah lingkungan yang canggih, yang tidak hanya mengurangi konsumsi energi secara signifikan, namun juga menyediakan lingkungan dalam ruangan yang lebih nyaman, menetapkan standar baru bagi industri dan menunjukkan kelayakan dan keunggulan teknologi bahan bangunan ramah lingkungan.
Mengapa Tiongkok penting dalam industri bahan bangunan ramah lingkungan?
Sebagai salah satu pasar konstruksi terbesar di dunia, penerapan bahan bangunan ramah lingkungan di Tiongkok telah menunjukkan pertumbuhan pesat. Tiongkok juga merupakan peserta penting dalam kerja sama internasional dan meningkatkan daya saing internasional melalui kerja sama teknis dan perluasan pasar. Selain itu, Tiongkok telah menunjukkan tekad yang kuat dalam komitmen pengurangan emisinya, memberikan ruang pengembangan yang luas bagi industri bahan bangunan ramah lingkungan.
Apa tantangan utama yang dihadapi industri bangunan dan bahan bangunan ramah lingkungan?
Tantangan utama yang dihadapi oleh industri bahan bangunan ramah lingkungan meliputi biaya teknologi yang tinggi, koordinasi rantai pasokan yang tidak memadai, dan kurangnya pemahaman konsumen tentang bahan bangunan ramah lingkungan. Hal ini perlu diatasi secara bertahap melalui upaya bersama dalam industri.