Industri bangunan dan bahan bangunan ramah lingkungan terus berkembang, dengan kerja sama internasional dan inovasi perusahaan yang mendorong pertumbuhan pasar
Kata pengantar
Dengan meningkatnya permintaan global akan konstruksi berkelanjutan dan material ramah lingkungan, industri bahan bangunan ramah lingkungan menghadapi peluang pengembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Artikel ini akan menggabungkan tren industri terkini untuk menganalisis tren pertumbuhan pasar bahan bangunan ramah lingkungan, kasus kerja sama perusahaan, dan perubahan dalam organisasi terkait, sehingga memberikan wawasan industri terkini kepada pembaca.
Ukuran pasar dan perkiraan pertumbuhan
Pasar bahan bangunan ramah lingkungan akan tumbuh secara signifikan pada tahun 2034
Menurut laporan yang dirilis oleh Fortune Business Insights pada tanggal 1 Juni 2026, ukuran pasar bahan bangunan ramah lingkungan global diperkirakan akan tumbuh secara signifikan pada tahun 2034. Alasan di balik tren pertumbuhan ini meliputi: dukungan kebijakan pemerintah, peningkatan kesadaran konsumen terhadap perlindungan lingkungan, dan promosi inovasi teknologi. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Asia akan menjadi wilayah pertumbuhan utama untuk pasar bahan bangunan ramah lingkungan karena pesatnya urbanisasi dan pembangunan ekonomi.
Prospek Pasar 2035
Demikian pula, Research Nester juga mengkonfirmasi tren pertumbuhan positif pasar bahan bangunan ramah lingkungan dalam laporan yang dirilis pada tanggal 18 September 2025, dan ukuran pasar diperkirakan akan terus berkembang pada tahun 2035. Laporan tersebut menekankan pentingnya penerapan energi terbarukan serta teknologi hemat energi dan pengurangan emisi dalam mendorong konsumsi bahan bangunan ramah lingkungan.

Berita perusahaan
Coromandel Chemicals bekerja sama dengan Sakarni Plaster
Pada tanggal 2 September 2025, menurut AgriBusiness Global, perusahaan bahan kimia India Coromandel Chemicals dan Sakarni Plaster dari Arab Saudi mengumumkan rencana usaha patungan baru untuk mengembangkan bahan bangunan ramah lingkungan berbasis fosfogipsum. Kerja sama ini tidak hanya akan membantu memecahkan masalah pengolahan fosfogipsum, tetapi juga mendorong pengembangan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga membuka babak baru kerja sama kedua negara di bidang ekonomi hijau.
Perubahan personel dalam organisasi industri
CEO Inisiatif Bangunan Hijau Vicki Worden mengundurkan diri
Pada 13 Mei 2026, GlobeNewswire mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Vicki Worden, CEO Green Building Initiative (GBI), akan hengkang. Vicki Worden menjabat sebagai CEO GBI sejak tahun 2018, di mana GBI telah memperluas kehadiran globalnya secara signifikan, khususnya dalam mendorong pengembangan standar bangunan ramah lingkungan. GBI berterima kasih atas kontribusi Ibu Worden selama masa jabatannya dan akan mencari kandidat yang cocok untuk terus memimpin pertumbuhan organisasi.

kerjasama internasional
Pameran Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia
Pada tanggal 31 Agustus 2025, Toutiao Tiongkok melaporkan Konferensi Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia 2025 dan Konferensi Perjodohan Perdagangan dan Investasi Bahan Bangunan Ramah Lingkungan Liaoning-Australia, yang berhasil diselenggarakan di Sydney. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Liaoning dan Australia di bidang bangunan ramah lingkungan dan bahan bangunan, serta menjajaki kemungkinan untuk bersama-sama mendorong pengembangan bangunan ramah lingkungan. Kedua pihak yang terlibat sangat menantikan kerja sama di masa depan dan percaya bahwa ini adalah langkah penting untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di kedua negara.
sebagai kesimpulan
Berdasarkan informasi di atas, kita dapat melihat bahwa industri bahan bangunan ramah lingkungan sedang dalam tahap perkembangan yang pesat. Tidak hanya pasarnya yang memiliki potensi besar, perusahaan-perusahaan di industri ini juga mendorong pengembangan pasar melalui inovasi teknologi dan kerja sama internasional. Di masa depan, dengan diberlakukannya kebijakan yang lebih mendukung dan semakin meningkatnya kesadaran konsumen, pasar bahan bangunan ramah lingkungan diperkirakan akan mencapai pertumbuhan yang lebih cepat. Pada saat yang sama, penyesuaian terhadap organisasi industri juga mencerminkan bahwa industri ini semakin matang dan bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan.
📰 Sumber referensi
- Ukuran pasar, pangsa, pertumbuhan bahan bangunan ramah lingkungan, 2034- Fortune Business Insights (1 Juni 2026)
- Laporan Ukuran, Pangsa dan Pertumbuhan Pasar Bahan Bangunan Ramah Lingkungan 2035- Penelitian Nester (18 September 2025)
- Coromandel Chemicals Jalin Joint Venture dengan Sakarni Plaster untuk Bahan Bangunan Ramah Lingkungan Berbasis Fosfo Gipsum- AgriBusiness Global (2 September 2025)
- Green Building Initiative mengumumkan kepergian CEO Vicki Worden- GlobeNewswire (13 Mei 2026)
- Pameran Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia 2025 dan Konferensi Perjodohan Perdagangan dan Investasi Bahan Bangunan Ramah Lingkungan Liaoning-Australia berhasil diselenggarakan di Sydney- Berita Utama China (31 Agustus 2025)
❓ Pertanyaan Umum
Bagaimana ukuran pasar bahan bangunan ramah lingkungan global diperkirakan akan berubah pada tahun 2034?
Menurut laporan yang dirilis Fortune Business Insights pada 1 Juni 2026, ukuran pasar bahan bangunan ramah lingkungan global diperkirakan akan tumbuh secara signifikan pada tahun 2034. Dukungan kebijakan pemerintah, peningkatan kesadaran konsumen terhadap perlindungan lingkungan, dan inovasi teknologi menjadi alasan utama yang mendorong tren pertumbuhan ini.
Apa tujuan kerjasama Coromandel Chemicals dan Sakarni Plaster?
Pada tanggal 2 September 2025, Coromandel Chemicals dan Sakarni Plaster mengumumkan usaha patungan baru untuk mengembangkan bahan bangunan ramah lingkungan berbasis fosfogipsum. Kerja sama ini tidak hanya akan membantu memecahkan masalah pengolahan fosfogipsum, tetapi juga akan mendorong pengembangan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta membuka babak baru kerja sama kedua negara di bidang ekonomi hijau.
Kapan CEO Green Building Initiative Vicki Worden akan mundur?
Pada 13 Mei 2026, GlobeNewswire mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Vicki Worden, CEO Green Building Initiative (GBI), akan hengkang. Selama masa jabatannya, beliau secara signifikan memperluas dampak global GBI, khususnya dalam mendorong pengembangan standar bangunan ramah lingkungan.
Apa tujuan utama Pameran Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia 2025?
Pada tanggal 31 Agustus 2025, Pameran Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Liaoning-Australia 2025 dan Konferensi Perjodohan Investasi dan Perdagangan Bahan Bangunan dan Bangunan Ramah Lingkungan Liaoning-Australia berhasil diselenggarakan di Sydney. Tujuannya adalah untuk memperkuat kerja sama antara Liaoning dan Australia di bidang bangunan ramah lingkungan dan bahan bangunan, serta menjajaki kemungkinan untuk bersama-sama mendorong pengembangan bangunan ramah lingkungan.
Faktor-faktor apa yang disebutkan untuk mendorong pertumbuhan pasar bahan bangunan ramah lingkungan?
Laporan tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap kebijakan pemerintah, peningkatan kesadaran konsumen terhadap lingkungan, inovasi teknologi, dan penerapan energi terbarukan serta teknologi hemat energi dan pengurangan emisi merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar bahan bangunan ramah lingkungan.